11 Februari 2012

kutipan novel "Remember When"

Saya udah tau novel ini sejak lama. Dan setelah tau seorang teman punya novel ini dan mau meminjamkannnya saya sangat senang sekali.Terima kasih Dean Jesica Putri telah mau meminjamkannya :D. Karya-karya-nya Mbak Winna Efendi patut diacungi jempollah. Mulai dari rangkaian kata-kata yang ada didalamnya yang sukses membuat pembacanya ikut terlarut dengan alur cerita yang menguras emosi dan sulit diduga. Hingga desain cover novel yang unik. Itu semua yang membuat saya mengagumi Mbak Winna Efendi sebagai salah satu novelis kesukaan saya. :)

disini saya nggak akan membahas gimana sinopsis cerita ini,tapi saya akan mengutip beberapa kalimat-kalimat yang luar biasa dari novel "Remember When" ini. 

Ini beberapa kutipan Novel "Remember When" Ketika Kau dan Aku Jatuh Cinta.

"Apapun yang kau katakan, bagaimanapun kau menolaknya, cinta akan tetap berada di sana, menunggumu mengakui keberadaannya."

"Bagi kita, senja selalu sempurna; bukankah sia-sia jika menggenapkan warnanya?
seperti kisahmu, kau dan dia, juga kisahku, aku dan lelakiku. 
Tak ada bagian yang perlu kita ubah. Tak ada sela yang harus kita isi.
Bukankah takdir kita sudah jelas?"

"Lalu, saat kau berkata, "Aku mencintaimu", 
aku merasa senja tak lagi membaca cerita bahagia. Mungkinkah kata-katamu itu ambigu?
Atau, aku saja yang menganggapnya terlalu saru?"

"Aku mencintaimu," katamu. Mengertikah kau apa artinya?
Mengertikah kau kalau ktia tak pernah bisa berada dalam cerita yang sama, dengan senja yang sewarna?

"Takdir kita sudah jelas. Kau, aku, tahu itu. "

" Setiap orang memiliki momen-momen REMEMBER WHEN yang tidak terlupakan,kenangan yang akhirnya tersimpan rapi dalam kotak memori ,saat-saat bermakna yang sesekali akan kita putar kembali untuk dikenang "

" Your friends will know you better in the first minute you meet than your acquaintances will know you in a thousand years"

" Ada sebuah kompetisi tak tertulis diantara kami "

" Life is a box of Chocolate ,you never know what you're gonna get "

" Ada sesuatu mengenainya yang terasa dingin saat aku pertama kali melihatnya. Namun, enthlah mengapa terkadang aku justru menangkap momen-momen saat dia tampak hangat. Momen ini salah satunya. "

" Life is wonderful . Life is indeed wonderful " 

" I had never spoken to her,except fon a few casual words. And yet her name was like a summon to all my foolish blood "

" Kadang orang sering mengaku menyukai sesuatu,tetapi nggak bener-bener menyukainya."

" Semua orang punya apresiasi musik yang berbeda. bukan berarti genre itu jelek atau sebaliknya. namanya juga selera. "












0 komentar:

Poskan Komentar

 
;